Melayat Suami Shirly

Tadi aku dijemput Maya dan anak-anaknya jam 11:15. Kita langsung lunch di Bakmi GM Mall Ambassador sebelum nganter Luigi dan Kirra ke Klungkung. Ada kejadian lucu waktu kita mau naik mobil di depan Ambassador: Ada dua mobil putih bertubi-tubi datang ke depan lobby. Sementara nggak ada satu pun dari kita yang hafal no polisi mobil yang kita tumpangi tadi dan kita juga nggak hafal tampang supirnya. Pas Maya mau buka pintu belakang, ada ibu-ibu lain yang mau buka pintu depan! Ternyata, mobil yang kita mau naikkin itu adanya di belakang mobil ibu yang tadi :lol:

Kita nyampe di rumah duka Husada ruang L jam 15:00 lewat. Ada banyak tamu di situ, tapi kemudian pulang semua nggak lama setelah Maya dan aku tiba. Mungkin mereka mual liat kami :P Aku liat mayatnya, ditemani Shirly dan Sapto. Terus kita ngobrol-ngobrol sampe kira-kira jam 16:00. Jakarta sungguh macet hari ini dan kita baru sampe Bintaro sekitar 20:30!

Shirly keliatan capek, sedih dan tegar – dan dia berusaha keras nutupin semuanya dengan becanda-becanda gitu. Life goes on, Shir. Mudah-mudahan hadiah Natal yang aku kasih ke dia tadi ada manfaatnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s