Bayangan Pukul 4 Pagi

Bukan ibu saya. Diperagakan oleh model. Halah.

Semalam saya tidur lebih cepat dari biasanya. Entah mengapa, seharian kemarin rasanya lelah sekali. Saya punya kebiasaan untuk mematikan semua telepon genggam saat beristirahat, karena saya mudah tergoda dan tidak mau tergoda untuk sesekali mencek mention di Twitter saya. Yes, I am a Twitter OD :))

Dan dini hari tadi, sekitar pukul 4 jam, saya telah terbangun. Entah kenapa saat ini memejamkan mata lagi, saya terbayang-bayang ketika mayat almarhumah ibu saya dipindahkan dari keranda ke meja porselen putih sehabis beliau dimandikan. Padahal kejadian itu terjadi pada bulan Desember 2005. Sudah hampir 7 tahun, dan semuanya masih tergambar jelas dalam ingatan saya.

Semoga ini pertanda baik dan bukan sekedar trauma masa lalu. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Mimpi sih sering, tapi scene ini baru kali ini saya alami.

Semoga artinya beban lama hidup saya akan saya tinggalkan.

Iya, memang sih ini tidak ada hubungannya. Tapi saya rasa tidak ada salahnya berharap untuk hal yang baik, betapa pun absurd-nya. Sepagi apa pun, apa pun latar belakangnya.

Selamat hari Kamis.

(Rokok, mana rokok??!!!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s